cara agar tidak membandingkan diri sendiri dengan orang lain
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Cara Agar Tidak Membandingkan Diri Sendiri dengan Orang Lain
1. Menemukan panutan atau teladan di bidang masing-masing Jika sedang bekerja atau menekuni suatu bidang, tetapkan panutan atau role model yang menjadi sumber inspirasi. Namun perlu diingat, panutan itu sebagai patron untuk diikuti, bukan sebagai kompetitor yang harus dilampaui. Hal ini dikarenakan lebih mudah untuk belajar dari panutan seperti Oprah Winfrey atau Elon Musk. Di Indonesia, misalnya belajar dari Hotman Paris atau B.J. Habibie akan lebih membantu daripada membandingkan diri dengan teman sebaya di kehidupan kita. Jika ada rekan mencapai hal yang lebih besar, namun sudah menetapkan panutan lain sebagai role model, perasaan tersaingi akan lebih kecil daripada tidak memiliki panutan sama sekali. 2. Memiliki grup atau kelompok sosial yang mendukung Akan lebih mudah menghindari kompetisi atau persaingan tidak sehat jika memiliki kelompok sosial yang saling mendukung satu sama lain. Kelompok sosial itu dapat berupa grup pertemanan yang memiliki tujuan sama. Misalnya, komunitas olahraga, komunitas baca, hingga grup formal atau informal yang dapat menunjang untuk mencapai hal yang diinginkan. 3. Memiliki rekan seperjuangan Jika tidak menemukan kelompok sosial yang dapat mendukung satu sama lain, maka dapat menemukan rekan seperjuangan yang bisa saling membantu. Upaya mendukung satu sama lain dapat dilakukan dengan saling mengevaluasi, merayakan pencapaian yang sudah diraih, serta saling memotivasi agar tetap setia dengan rencana yang ditetapkan sejak awal. 4. Mengingat anugerah atau pencapaian yang sudah diraih Membandingkan diri secara negatif berarti melihat kelebihan atau pencapaian orang lain, serta merutuki kekurangan yang dimiliki. Oleh sebab itu, jika perasaan membandingkan diri muncul, cobalah mengingat bahwa Anda pun sebenarnya memiliki pencapaian-pencapaian khusus di bidang yang ditekuni, sekecil apa pun itu. Laman Healthline merekomendasikan untuk menuliskan catatan keberhasilan, ungkapan terima kasih, atau hal-hal yang harus disyukuri di kehidupan (gratitude journal). Dengan mengingat keberhasilan dan pencapaian yang sudah diraih, maka turut membantu fokus pada kehidupan diri sendiri daripada memikirkan kehidupan orang lain. 5. Menghindari kompetitor negatif Jika memiliki rekan yang tampaknya terus mencela atau mambandingkan pencapaian Anda dengan dirinya atau orang lain, sebaiknya hindarilah kompetitor negatif seperti itu. Mungkin, karena alasan tertentu, mustahil memutuskan hubungan dengan orang tersebut. Bagaimanapun juga, kadang-kadang yang suka membandingkan itu adalah orang tua sendiri kepada anaknya. Oleh karena itu, belajarlah untuk meregulasi emosi dan berkompetisi secara sehat daripada harus mendengarkan bandingan negatif pencapaian orang lain dengan kekurangan yang dimiliki.
Komentar
Posting Komentar